Fungsi Rangkaian Flip Flop Pada Elektronika

Rangkaian Flip Flop

Rangkaian Flip Flop

Fungsi.info – Rangkaian flip flop adalah rangkaian yang memakai trigger atau pemicu, sehingga menghasilkan angka logika 0 dan 1 pada waktu keluarannya (output). Kondisi tersebut bisa di pengaruhi bila salah satu dari kedua logika di masukan. kapasitas dari rangkaian ini adalah 1 bit. Namun itu berlaku bila salah satu dari dayanya masih terpasang atau terhubung.

Rangkaian flip flop amat berlainan jauh dengan fungsi gerbang logika dasar dan kombinasi, dikarenakan kaluaran dari flip flop kerap tergantung pada kondisi pada mulanya. Keadaan tersebut juga bisa menyebabkan keluaran tidak berubah (tetap) atau terjadi keadaan memory. itu lah sebabnya mengapa flip flop kerap di pakai jadi elemen memory.

Prinsip kerja flip flop pada prinsipnya sama juga dengan prinsip kerja transistor sebagai saklar. bila rangkaian di beri tegangan, lantas salah satu dari keadaan transistor akan hidup. Keadaan ini juga tergantung pada kapasitor mana yang mempunyai muatan lebih tinggi dibandingkan dengan komponen lain. Didalam suatu rangkaian flip flop, kapasitor yang mempunyai muatan lebih tinggi akan melepas muatan listrik terlebih dulu sehingga kaki transistor akan terhubung dengan kapasitor yang didalam keadaan on.

Memory yang terkandung didalam flip flop bisa di ubah degan cara memberikan clock pada masukannya. Flip flop sesungguhnya tersusun dari rangkaian dasar yang berbentuk latch. Latch yang di gunakan adalah type latch rs dikarenakan type ini bisa di bentuk dari gerbang logika NAND dan NOR. tidak seperti fungsi pada mulanya yang tergantung pada kondisi. keadaan itu juga yang mengakibatkan keluaran tidak berubah atau tetap.

Bila latch pada kedua kaki berlogika 0, maka keluaran flip flop tidak berubah atau tetap layaknya keadaan pada mulanya. Walau demikian bila latch berlogika 1, maka keluaran flip flop tidak bisa di tentukan sebab kondisinya tidak tergantung pada komponen dan lain sebagainya. Flip flop rs cuma di bangun dari gerbang logika AND yang saling di hubungkan silang.

Semua transistor yang didalam keadaan on akan mengakibatkan kapasitor yang terhubung dengan kaki kolektor akan terisi muatan, bila salah satu transistor didalam keadaan on maka transistor yang lain akan off. Hal ini akan berlaku terus-terusan secara bergantian hingga terjadilah pengaliran nyala lampu pada rangkaian flip flop.

Demikian artikel tentang Fungsi Rangkaian Flip Flop Pada Elektronika  semoga bermanfaat dan untuk menambah wawasan sobat ” Fuin “ sekalian kunjungi terus berbagai info lainnya hanya di fungsi.info..